Mengapa Menyusui Penting?

  • 9 Desember 2019
  • 79 views
Mengapa Menyusui Penting? Ilustrasi Ibu Sedang Menyusui Anaknya

99% ibu bisa menyusui namun tidak semua ibu sukses menyusui, dan ada juga yang mengalami jatuh bangun selama proses menyusui.WHO mencanangkan standar emas pemberian makanan bayi dan anak, yakni :

  1. IMD
  2. ASI eksklusif 6 bulan
  3. MPASI di usia 6 bulan
  4. ASI hingga 2 tahun

ASI atau Air Susu Ibu adalah cairan yang istimewa, diproduksi oleh payudara ibu untuk memenuhi nutrisi bayi.

Keistimewaan ASI

Keuntungan Bagi Bayi

ASI melanjutkan perlindungan bagi bayi. Selama hamil, bayi mendapatkan zat imun dari ibu lewat plasenta, setelah lahir hal tsb tetap berlangsung melalui proses menyusui. Bayi memperoleh zat imun dari ibu, imunisasi pasif, dimana ibu memberikan zat imun yang dia miliki berdasarkan pengalaman tubuh ibu menghadapi berbagai penyakit selama hidupnya.

Jadii..bayi dapatkan zat imun ibu secara pasif ya oleh karena itu bayi ASI tetap PERLU vaksin.

Komposisi ASI selalu berubah SESUAI kebutuhan bayi…isn’t it amazing! Saat lahir berbentuk kolostrum yg banyak mengandung zat imun, karena bayi keluar dari rahim menuju dunia luar yang tak steril spt dalam rahim. Beberapa hari kemudian berubah menjadi asi matur yang lebih putih dan cair, mulai banyak laktosa dan lemak untuk otak dan tubuhnya.

Psst..ketika ibu sakit, tubuh ibu produksi antibodi lawan penyakitnya…daaaann antibodi ini pun ada di ASI, jadi selama sakit tetap susui yaa.

Oia, komposisi ASI di awal menghisap hingga selesai pun tak sama lho, disesuaikan dengan kebutuhan bayi

ASI mengandung zat gizi lengkap sehingga menjadi rujukan pembuatan sufor, namun ASI memiliki zat hidup seperti antibodi, enzim, hormon pertumbuhan dan lain sebagainya yang tidak ada di sufor

ASI sesuai untuk pertumbuhan bayi di dua tahun pertama, dimana otak manusia tengah berkembang pesat, ASI memiliki nutrisi spesifik untuk otak bayi

ASI mencegah alergi, protein ASI sesuai dengan materi genetik bayi, kolostrum membantu pematangan usus bayi, ASI ramah terhadap usus bayi sehingga risiko alergi bisa dihindari

ASI mudah diserap dan dimanfaatkan, mulai dari karbohidrat sampai vitamin mineralnya mudah diserap dan dicerna, sehingga efektif untuk tumbuh kembang bayi

ASI mencegah bayi mengalami sindrom metabolik, seperti gangguan kolesterol, obesitas.

ASI memiliki gula dan rasa alami yang aman untuk bayi

Keuntungan Bagi Ibu

Menyusui mencegah perdarahan pascapersalinan, mengeluarkan hormon oksitosin pada ibu sehingga ibu lebih mudah istirahat, mencegah penyakit pada ibu, meningkatkan bonding antara ibu dan bayi

Membantu ibu stimulasi perkembangan bayi
Membantu menunda kehamilan baru
Membantu rahim kembali ke ukuran semula
Mengurangi risiko kanker ovarium, kanker payudara, dan diabetes tipe 2 pada ibu.

Bagi keluarga dan lingkungan

Memberikan ASI, kita bisa nabung untuk bayi kita, bisa menjaga kebersihan lingkungan dan menciptakan keluarga sehat dan sejahtera untuk negara yang lebih sejahtera.

Ketika kita mantap memilih ASI maka kita berperan serta dalam membentuk generasi tangguh yang diberi nutrisi terbaik dan mendapat pengasuhan terbaik.

Menyusui adalah proses yang wajar, salah satu siklus dalam kehidupan perempuan, sewajar kehamilan dan persalinan.

Mari kita bergandengan tangan, memantapkan hati kita untuk memberikan ASI pada buah hati kita, bekali diri dengan ilmu yang tepat, lalu menyusuilah dengan keras kepala.

Ditulis oleh: dr. Gita

Seorang dokter umum dan konselor menyusui, aktif sebagai konselor menyusui sejak tahun 2010, salah satu inisiator dan pendiri GIM.